Pentingnya Alat Pemadam Api Ringan atau APAR Untuk Mobil /Kendaraan

APAR Untuk Mobil

Bahaya kebakaran bisa terjadi kapan saja dan dimana saja, bahkan ketika kita sedang berkendara. Seperti yang terjadi malam tadi, kejadian yang tak akan terlupakan oleh Andik Setiawan (39). Mobilnya terbakar ketika tengah dilakukan perbaikan di sebuah bengkel.

Kejadian itu dipicu kebocoran tangki bahan bakar yang merespons percikan api, serta minimnya alat pemadam api saat api mulai membesar dan akhirnya menghanguskan kendaraan.

Tentu Anda tak ingin mengalami hal seperti Andik tadi, walau musibah tak bisa ditebak datangnya. Akan tetapi setidaknya, jika Anda selalu menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di dalam kendaraan, tentunya dapat mencegah sebaran api yang lebih luas ketika kendaraan terpercik api.

APAR merupakan salah satu alat pemadam yang cukup umum di pasaran dan mudah didapat. Bobot dan ukurannya relatif lebih mungil ketimbang alat pemadaman api gedung, hingga dapat dengan mudah dioperasikan oleh satu orang.

Penting bagi pengemudi mobil untuk mempertimbangkan membawa alat ini di dalam mobilnya. Alasannya, langkah terbaik adalah mewaspadai segala kemungkinan.

Untuk mencegah kejadian tersebut, peraturan daerah (perda) di berbagai wilayah di Indonesia pun telah mengeluarkan aturan dan kewajiban mengenai hal ini.

Di DKI Jakarta, soal alat pemadam api ringan diatur dalam Perda 8/2008 (berkas PDF).

Pada pasal 5 dijelaskan, bahwa pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran itu berpotensi pada kendaraan khusus (pribadi/operasional instansi), maupun kendaraan umum.

Merujuk pasal 5, maka pasal 31 mewajibkan bahwa setiap pemilik dan/atau pengelola kendaraan umum dan kendaraan khusus, wajib menyediakan alat pemadam api ringan sesuai dengan potensi bahaya kebakaran.

Jika melanggar, maka seperti dituliskan pasal 61 bahwa akan ada sanksi pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp50 juta.

CARA MEMILIH ALAT PEMADAM API RINGAN ATAU APAR UNTUK MOBIL / KENDARAAN

Perlu Anda ketahui, alat pemadam api ringan atau disingkat APAR yang cocok untuk mobil adalah yang menggunakan material pemadam berjenis Dry Chemical Powder atau serbuk kimia kering.

APAR dengan media Powder atau serbuk kimia kering ini berbahan dasar mono amonium fosfat yang umumnya digunakan secara multiguna pada kebakaran Kelas A, B, dan C. APAR Powder itu pun tersedia dalam beragam takaran, mulai 40 hingga 90 persen.

Kebakaran kelas A adalah kebakaran yang disebabkan oleh pembakaran bahan mudah terbakar, seperti kertas, plastik, dll.

Sedangkan kebakaran kelas B, adalah kebakaran dengan reaksi berantai yang bersumber dari cairan atau gas yang mudah terbakar yang meliputi bensin, minyak, propana, atau gas alam yang mudah terbakar.

Sementara kebakaran kelas C adalah kebakaran yang dipicu oleh non-konduktor, seperti percikan api pada peralatan listrik hidup. Kebakaran jenis inilah yang kerap terjadi pada kendaraan.

Dry Chemical Powder atau serbuk kimia pada APAR akan memecahkan reaksi berantai kebakaran itu dengan melapisi permukaan yang digunakannya.

Kami men jual alat pemadam api ringan atau APAR untuk mobil / kendaraan dengan media Dry Chemical Powder merk SONICK yang sudah lulus uj labolatorium dari dinas pemadam kebakaran Jakarta.

KIAT MERAWAT ALAT PEMADAM API RINGAN ATAU APAR UNTUK MOBIL / KENDARAAN

Sebagai salah satu peranti keamanan, Alat pemadam api ringan atau APAR tentunya harus terawat sehingga ketika sewaktu-waktu digunakan dapat bekerja dengan baik.

Kami sarankan, Anda harus rutin mengecek kondisi fisik APAR secara langsung, apakah terdapat kebocoran atau tidak. APAR yang mengalami kebocoran dapat Anda lihat dengan menurunnya jarum indikator tekanan udara atau pressure gauge yang terdapat pada bagian atas pada tabung APAR.

Selain itu, lakukan juga pengecekan juga pada bagian lainnya, semisal kondisi selang, dan kondisi tuas. Cek pula kondisi segel (pin pengunci) APAR yang terletak dekat posisi tuas. Pastikan segel itu dalam kondisi baik.

Karena hanya digunakan saat insiden, namun tak ada salahnya Anda membersihkan tabung APAR secara rutin, agar tabung tak berkarat karena debu atau kotoran.

Anda juga disarankan untuk mengocok tabung apar dalam kurun tiga hari sekali, agar isi Dry chemical pada APAR tak mengeras. Selain itu selalu cek masa kedaluwarsa penggunaan APAR.

Jika sudah kedaluwarsa, segera ganti isi APAR. Untuk bahan Dry Chemical Powder, untuk harga refill APAR sneidir bisa menghubungi pihak kami melalui Chat, Telp, WA, Email atau bisa juga datang langsung ke kantor kami.

Langkah terakhir adalah menyimpan APAR pada tempat khusus yang terlindung dari sinar matahari.

Posisi bagian bawah jok bagian depan menjadi tempat yang ideal Karena penempatan itu lebih mudah diakses, terutama oleh pengemudi.

Tempat lain seperti pada rollbar bagian belakang, jadi pilihan untuk meletakkan alat pemadam kebakaran ini.

Sementara untuk cara penggunaan alat ini pun cukup mudah. Anda tinggal menarik pin pengaman yang berbentuk seperti kunci, kemudian memegang tabung dan mengarahkan selang tabung ke titik api, selanjutnya tekan tuas/katup untuk menyemprot api.

Peringatan:

Jangan menyimpan Alat pemadam api ringan atau APAR di bawah kaca mobil atau di daerah yang terkena sinar matahari. Karena bisa berbahaya. APAR tersebut bisa meledak bila terkena sinar matahari secara terus menerus. Simpanlah apar ditempat yang tidak terkena sinar matahari langsung.

Distributor Pemadam Kebakaran